Kepatuhan & Regulasi
Uang Muka Sudah Dibayar, Tapi Apakah Anda Benar-Benar Sudah Mengenal Calon Mitranya?
Due diligence sebaiknya tidak dilewatkan, terutama untuk memastikan bahwa calon mitra Anda adalah pihak yang benar-benar dapat dipercaya.
Layanan Kami · Penelaahan & Penyusunan Dokumen Hukum
Sengketa bisnis sering lahir dari klausul yang dianggap formalitas saat ditandatangani. Kami menelaah dan menyusun kontrak dengan satu pertanyaan di kepala — apa yang terjadi jika kesepakatan ini tidak berjalan sesuai rencana?
| Aspek | Pertanyaan yang kami ajukan |
|---|---|
| Para pihak dan kewenangan | Apakah penandatangan berwenang mengikat perusahaannya, dan apakah calon mitra benar-benar dapat dipercaya? |
| Hak dan kewajiban | Apakah beban risiko seimbang, dan apakah kewajiban Anda terukur? |
| Pembayaran dan jaminan | Apa pegangan Anda bila pembayaran terlambat: denda, jaminan, atau hak menghentikan pekerjaan? |
| Wanprestasi dan pengakhiran | Kapan suatu pihak dianggap lalai, dan bagaimana kontrak dapat diakhiri? |
| Batas tanggung jawab dan keadaan memaksa | Seberapa jauh Anda menanggung kerugian yang berada di luar kendali Anda? |
| Penyelesaian sengketa | Di pengadilan atau arbitrase, di mana, dan berdasarkan hukum apa? |
| Bahasa | Apakah kontrak memenuhi kewajiban penggunaan bahasa Indonesia? |
Penelaahan. Kami memberi catatan per klausul: risikonya, usulan perubahannya, dan klausul mana yang layak dipertahankan dalam negosiasi.
Penyusunan. Kontrak disusun dari kebutuhan transaksi Anda, bukan dari template generik.
Pendampingan negosiasi. Kami membantu merumuskan posisi tawar dan menanggapi usulan perubahan dari pihak lain.
Kontrak dengan pihak asing. Bahasa Indonesia wajib digunakan dalam perjanjian yang melibatkan lembaga swasta Indonesia atau warga negara Indonesia. Bila melibatkan pihak asing, perjanjian ditulis juga dalam bahasa nasional pihak asing tersebut dan/atau bahasa Inggris (Pasal 31 ayat (1) dan (2) UU No. 24 Tahun 2009). Kami menyusun naskah dua bahasa sejak awal.
Kami membaca kontrak dengan kacamata litigator. Pengalaman menangani sengketa wanprestasi dan PKPU memperlihatkan dua hal: klausul mana yang biasanya menjadi sumber perkara, dan klausul mana yang kelak menentukan apakah piutang dapat dipulihkan.
Karena itu penelaahan kami berjalan dalam tiga lapis: identifikasi, yaitu menemukan klausul yang rawan; penilaian, yaitu mengukur eksposur hukum dan komersialnya; dan pengelolaan, yaitu merumuskan perbaikan dan mengawalnya dalam negosiasi.
Pada umumnya ya. Syarat sahnya perjanjian (Pasal 1320 KUH Perdata) tidak mensyaratkan akta notaris, kecuali untuk perjanjian tertentu yang oleh undang-undang wajib dibuat dengan akta autentik. Bentuk akta tetap berpengaruh pada kekuatan pembuktiannya.
Bisa, melalui addendum yang disepakati kedua pihak. Perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi para pihak, dan tidak dapat ditarik kembali selain dengan kesepakatan kedua belah pihak atau alasan yang ditentukan undang-undang (Pasal 1338 KUH Perdata).
Bila salah satu pihaknya adalah lembaga swasta Indonesia atau warga negara Indonesia, bahasa Indonesia wajib digunakan (Pasal 31 UU No. 24 Tahun 2009). Kami menyarankan naskah dua bahasa sejak awal, beserta kesepakatan tentang versi mana yang menjadi acuan bila terjadi perbedaan tafsir.
Bergantung pada panjang dan kompleksitas dokumen. Kami menyampaikan perkiraan waktunya setelah melihat dokumen Anda.
Kontrak yang ditelaah sebelum ditandatangani jauh lebih murah daripada sengketa yang lahir darinya. Kami menerima konsultasi berdasarkan janji temu.
Legal Insight
Kepatuhan & Regulasi
Due diligence sebaiknya tidak dilewatkan, terutama untuk memastikan bahwa calon mitra Anda adalah pihak yang benar-benar dapat dipercaya.
Litigasi & Sengketa Bisnis
Cidera janji atau wanprestasi selalu menemukan bentuknya dan polanya bisa dikenali jauh lebih awal, sebelum kerugian yang ditimbulkan benar-benar membesar.
Kontrak & Transaksi Bisnis
Risiko dalam perjanjian jarang muncul saat negosiasi — ia lahir kemudian, dari klausul yang dianggap formalitas dan baru disadari pentingnya setelah sengketa terjadi.